Pendidikan yang subtancial adalah menjadikan manusia yang seutuhnya atau dengan kata lain, manusia yang benar-benar manusia. Namun realita Pendidikan di negara ini jauh dari apa yang saya katakan di atas, melainkan Menjadikan Manusia-manusia sebagai robot pencetak Rupiah dan dolar.
Proses Pendidikan hari ini menyimpang dari tujuan UUD 45, UU no 2 Tahun 1985, TAP MPR no II/MPR/1993, TAP MPR No 4/MPR/1975.
Pertanyaannya adalah, Mengapa Begitu Bobroknya Pendidikan kita????
yang pertama adalah, Pendidikan di jadikan ladang pencaharian oleh kaum kapital/bermodal dengan cara investasi di dunia pendidikan dalam konteks ini adalah Universitas dan sekolah-sekolah Negri maupun swasta. Sehingga biaya perkuliahan menjadi beban para pelajar/Mahasiswa. Dengan kata lain, Privatisasi Pendidikan.
yang kedua, Produk Universitas/Sekolah yaitu kaum pelajar/Mahasiswa/Sarjana di exploitasi untuk kepentingan Usaha para kaum bourjuis, dengan cara Doktrinisasi teori-teori kapitalis. Sayangnya Masyarakat kita selalu menelan mentah-mentah teori-teori yang di ajarkan di Univesitas/sekolah-seolah tanpa mengkritisi teori tersebut.
untuk menggambarkan Tulisan di atas ada kutipan dialog antara si Tiran dan si Marsinah.
Tiran ini orang yang Cerdas Pintar dan IQ di atas rata-rata. Sejak Sekolah dasar hingga lulus Sarjana dia selalu berprestasi.
Marsinah : Ran, rencana kamu kedepan apa Ran??
Tiran : yang pasti aku mau cepat lulus dengan IPK tinggi dan cari kerja. Kasian orang Tua dah banyak keluar biaya buat aku kuliah, aku ingin cari duit sendiri dan ngebahagiaan orang tua.
Marsinah : Emangnya kamu pengen kerja apa Ran???
Tiran : aku mau ngelamar di perusahaan dan yang pasti aku ingin hidup dengan sejahtera.
(Menjadi Karyawan/Buruh)
(Menjadi Karyawan/Buruh)
Marsinah : hmmm (tersenyum). oh iya, apa kamu ga' ada niatan pulang ke daerah kamu dan bantu orang-orang desa atau petani di daerah kamu?? kamu itu kan pintar dan Cerdas Ran.
Tiran : Itu mah udah ada yang ngurus ngapain ngurus gitu-gituan, yang penting kan aku punya penghasilan dan ngbanggain orang tua.
Marsinah : tapi mereka kan butuh orang pintar Ran!!!
Tiran : Tapi itu bukan jurusan aku, Jurusan aku kan di kantor-kantor gitu!!!
Marsinah : oooh Gitu ya Ran..
Dialog di antar keduanya pun selesei, si Tiran sibuk baca dan ngerjakan Tugas kuliahnya dan si Marsinah berjalan sambil berfikir '' kayanya Mahasiswa sekarang Cita-Citanya ingin jadi buruh/Pekerja/karyawan"
!!!!Selamat Membaca Tulisan Laknat ini, Tulisan yang keluar dari otak mesum seorang Demonstran!!!!

0 komentar :
Posting Komentar